Subhanalah! Beberapa Jam Sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit. Yockie Suryo Prayogo Menuliskan Seperti Ini

0
3533
Yockie Suryo Prayogo. Foto: Instagram @godblessrocks.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Bagi penikmat musik Indonesia, terlebih yang gandrung terhadap karya-karya dari Yockie Suryo Prayogo boleh berbangga hati, karena mendapat kesempatan untuk langsung dapat menyaksikan dan mendengarkan dari konser yang bertajuk ‘Yockie Suryo Prayogo in Rock: Menjilat Matahari‘ di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (11/10) malam sialam.

Begitupun dengan para pewarta bolehlah berbangga hati yang menghadiri jumpa pers konser bertagjuk ‘Yockie Suryo Prayogo in Rock: Menjilat Matahari‘ yang diadakan di gedung Menara Bank Mega Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (3/10) lalu.

Menyinggung tentang konser tersebut, Yockie Suryo Prayogo (63 tahun) menceritakan, tajuknya merupakan metamorfosa musik yang ia sudah lakoni selama puluhan tahun.

“Itu adalah keinginan dan angan-angan kami. Kami terobesesi seperti itu. Karena memang hidup saya di muisk,” ucap Yockie bersemangat.

Lepas dari konser ‘Yockie Suryo Prayogo in Rock: Menjilat Matahari‘ yang berjalan dengan mulus, Yockie yang beristrikan Tiwi Puspitasari dan dikaruniai empat orang anak ini, beredar kabar menyedihkan di beberapa jejaring medsos, ‘Yockie Suryo Prayogo dalam kondisi kritis’.

Pasalnya Rabu (1/11) malam itu, musisi kelahiran Demak, Jawa Tengah, 14 September 1954, harus dilarikan ke ruang ICU (Intensive Care Unit), RSPI Bintaro Jaya, Yockie tak sadarkan diri setelah sebelumnya mengalami pendarahan pada pembuluh darah di daerah fital, yaitu otak.

Padahal beberapa jam sebelum kondisi kesehatannya memburuk, lewat Facebook akun pribadinya, Yockie sempat melayangkan broadcast status yang terbilang panjang, Rabu (1/11), pukul 21.50WIB. Berikut isi tulisan di bawah ini;

Boleh jadi *keterlambatanmu* dari suatu perjalanan adalah *keselamatanmu*
Boleh jadi *tertundanya pernikahanmu* adalah suatu *keberkahan*
Boleh jadi *dipecatnya* engkau dari pekerjaan adalah suatu *maslahat*
Boleh jadi sampai sekarang engkau *belum dikarunia anak* itu adalah *kebaikan dalam hidupmu*.
Boleh jadi engkau *membenci sesuatu* tapi ternyata itu *baik untukmu*, karena *Allah Maha Mengetahui* Sedangkan engkau tidak mengetahui.

Sebab itu, *jangan engkau merasa gundah* terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena *semuanya sudah atas izin Allah*
Jangan *banyak mengeluh* karena hanya akan *menambah kegelisahan*.
*Perbanyaklah bersyukur, Alhamdulillah*, itu yang akan *mendatangkan kebahagiaan.*
*Terus ucap alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah*, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

*Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.*
*Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,* ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

*Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu.*
*Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.*
*Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.*

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, *singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian.* Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
*Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.*
Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu *tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri*, yang jauh dari mereka.

Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan *bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu* akan tetapi banyaknya *cinta dan manfaat* yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.
Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu *kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan*
Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa *rumus kegagalan adalah sikap “asal semua orang “*

*Teman itu seperti anak tangga*, boleh jadi ia *membawamu ke atas* atau ternyata sebaliknya *membawamu ke bawah*, maka *hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.*

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.
*Berlapang dadalah*, *maafkanlah*, dan *serahkan urusan manusia kepada Tuhan*, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya *akan berpulang kepadaNya.*

*Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun*. Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud.
*Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.*
*Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi*.
*Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan YME, karena Dialah yang menentukan segala sesuatu.*

*Subhanallah wa bihamdihi subhanallah hiladzim.*

Kirimkan simpati dan donasi untuk Yockie Suryo Prayogo, musisi legendaris mantan anggota God Bless yang kini terbaring melawan sakit. Mohon Doa Untuk Kondisi Mas Yockie.
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here