Nagaswara Jadikan Hari Musik Cantelan Berorasi Di Glodok, Istana Negara Sampai Live Streaming di Radio Dangdut

0
573
CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna di antara "Naga's Ange7s" 7 pedangdut yang masih 'menangis' pembajakan karya cipta belum juga usai.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Singkat ceritanya saat itu, Hari Musik Nasional (HMN) dikukuhkan tanggal 9 Maret, saat era Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden RI, tahun 2003. Hanya saja, butuh waktu lama dalam proses perjalanannya, dan HMN baru mengantongi Keputusan Presiden No.10 Tahun 2013 pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kali ini, menyambut HMN 2017 sederet penyanyi yang tergabung dalam ‘kampus’ Nagaswara punya cara berbeda dalam merayakan ‘lebaran’nya penggiat musik. Tak kurang dari 25 musisi Nagaswara menyambangi langsung pasar Glodok, lokasi dimana CD / DVD bajakan beredar secara bebas.

Kamis (9/3) siang itu, dalam kesempatan tersebut, mereka menemukan banyak CD bajakan beredar seperti atas nama salah satu di antara mereka, seperti Karlina. Penyanyi lagu ABG Tua ini merasa sedih karena menjumpai karyanya yang telah dibajak.

Hanya saja, sangat disayangkan kalau beberapa toko di Glodok memilih menutup rapat pintunya. Sebagian dari mereka sudah mengetahui kalau akan ada sidak dari beberapa musisi.

Masih di hari yang sama, sebelum menyambangi Glodok, para musisi Nagaswara terlebih dahulu menyempatkan untuk datang ke Istana Negara demi memenuhi undangan Presiden RI Joko Widodo. Di sana, Jokowi menyampaikan dukungannya langsung untuk memberantas pembajakan agar para musisi di Indonesia lebih dihargai haknya.

Usai pertemuan dengan Jokowi di Istana Negara, sederet penyanyi seperti Delon, Fitri Karlina, Sherly May, KK Band, Neng Oshin dan beberapa lainnya rela berpanas-panasan demi kesadaran masyarakat untuk tidak membeli karya bajakan. Aksi mereka ini semoga memberikan dampak yang positif terhadap industri musik Tanah Air.

Sementara itu, pendiri dan CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna, mengutarakan, betapa penting menghargai hak cipta yang muatan produk originalnya berupa CD sekarang ini sudah sengaja dilempar ke pasaran dengan harga relatif murah, cukup dengan Rp 10 ribu, pilihannya demi menyadarkan publik bisa membeli produk rekaman fisik yang asli ketimbang barang bajakan.

“Jadi kalau CD original sudah bisa dibeli sepuluh ribu perak dan ternyata masih beli produk rekaman fisik bajakan, iya silakan masuk neraka karena menghargai kerjaannya tangan-tangan setan,” papar Rahayu saking geram kepada Musikpantura.com usai press conference peluncuran album terbaru Naga’s Ange7s, di Mall Tamini Square, Jakarta Timur, Jumat (10/3) ssilam.

Menyinggung gaya Nagaswara dalam merilis Naga’s Ange7s terdiri dari 7 pedangdut, sebut saja; Siti Badriah, Hesty Klepek Klepek, Bebizy, Selvi Kitty, Neng Oshin, Ratu Idola dan Sella Selly ikut melibatkan Radio Dangdut Indonesia (RDI 97.1FM) sebagai sarana merelay live streaming di 86 Jaringan RDI Network.

(asa)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here