Munas Ke-IV PAMMI. Rhoma Irama: Saya Mohon Maaf Agar Tidak Dicalonkan Lagi Sebagai Ketua Umum

0
527
(Ki-Ka) Ikke Nurjanah (Ketua Harian PAMMI), Ari Juliano Gema (Deputi Bidang Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf Indonesia), DR., H.R. Agung Laksono (Ketua Dewan Pembina), Rhoma Irama (Ketum PAMMI), Waskito (Sekjen PAMMI). Foto: Eddie Karsito/FORWAN.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Diantara beragam genre musik yang tumbuh di Indonesia, musik dangdut juga sebagai salah satu potensi seni budaya bangsa Indonesia. Karena itu, pemerintah mempunyai komitmen untuk memajukan ekonomi kreatif sebagai penggerak perekonomian Nasional. Namun demikian, di tengah pesatnya bermunculan musisi dan karyanya, nyata-nyatanya masih terjadi beberapa hal yang menjadi persoalan krusial bagi industri musik di tanah Nusantara ini.

“Perihal pembajakan, ketimpangan rantai distribusi, regulasi yang belum harmonis, rendahnya kualitas penghargaan musisi, merupakan fakta yang masih menghantui industri musik Indonesia,” kata Deputi Bidang Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Ari Juliano Gema, dalam sambutan pembukaan acara Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke- IV PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia), di Convention Center Mercure Hotel, Ancol Jakarta Utara, Jum’at (24/03/2017) pagi silam.

Masih terkait dengan ‘mimpi’ buruk industri musik Indonesia, Ari pun menceritakan, sangat diperlukan dukungan penuh sebagai upaya menyejahterakan yang telah dilakukan PAMMI melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) RAI (Royalti Anugrah Indonesia), dan ARDI (Anugrah Royalti Dangdut Indonesia).

“Makanya kita yang di pemerintahan akan mendorong lembaga manajemen kolektif RAI dan ARDI, juga membantu mensosialiaikan ke daerah-daerah sampai akhirnya kelak hasil pungutan bisa optimal,” tuturnya berapi-api.

Bahkan tahun ini menyinggung royalti, Ari menjabarkan, royalti terkumpul mencapai angka Rp.30 miliar. Pencapaian tersebut baru pada sektor jasa hiburan Karaoke. “Ini belum termasuk pungutan dari sektor jasa Televisi, Radio, Hotel dan Restoran, dimana yang potensinya luar biasa. Untuk Tahun 2017 kita menargetkan dengan semua potensi yang ada sekitar 100 miliar.  Sehingga royalti ini bisa kita bagikan kepada LMK dan kepada para pemusik, pencipta lagu, penyanyi, maupun pemegang hak terkait,” papar Ari.

Dalam pada pembukaan MUNAS Ke- IV PAMMI selain Ketua Umum PAMMI Demisioner, Rhoma Irama, juga turut hadir Ketua Dewan Pembina PAMMI, DR. H.R. Agung Laksono, Dewan Pengurus Pusat PAMMI, antara lain Sekjen PAMMI Waskito, yang juga Ketua Lembaga Manajemen Kolektif Royalty Anugerah Indonesia (LMK-RAI), para artis dan musisi, Ikke Nurjanah, Cici Faramida, Jaja Miharja, Siti KDI, Caca Handika, Yus Yunus, Elvi Zubay, Lilin Herlina, Jacky Hasan, Gebby Pareira, Khalid Karim, dan para artis lain anggota PAMMI dari seluruh Indonesia.

Kemudian perhelatan ‘warga pedangdut’ diawali dengan laporan Ketua Penyelenggara Munas Ke-IV PAMMI, Ikke Nurjanah. Selanjutnya pembacaan kalam Ilahi oleh pedangdut Cici Faramida, serta sari tilawah dikumandangkan oleh Siti KDI. Selain itu, ikut menyertai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Mars PAMMI yang dipandu musisi Hendro Saky.

Ketua Umum PAMMI Demisioner, Rhoma Irama, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa yang bersangkutan tidak ingin dicalonkan kembali menjadi Ketua Umum. “Dengan berbagai pertimbangan saya mohon maaf agar tidak dicalonkan lagi pada Munas kali ini. Saya berharap PAMMI dapat memilih agar ke depan PAMMI dapat dipimpin seorang figur internal dan eksternal yang betul-betul memiliki kapasitas, punya loyalitas dan integritas,” ucap The King of Dangdut, pedangdut kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946.

Pernyataan Rhoma yang tidak bersedia lagi menjadi Ketua Umum PAMMI di depan para peserta Munas, memunculkan spekulasi sejumlah nama yang siap mengisi bursa calon Ketua Umum. Mereka antara lain Ikke Nurjanah, Cici Faramida, Yus Yunus, Mansyur S, dan Waskito, yang saat ini menduduki jabatan Sekjen PAMMI.

Lantas siapakah Ketum PAMMI periode 2017 – 2020. Dangduters bersabarlah, sebab MUNAS ke-IV PAMMI berakhir pada Minggu, 26 Maret 2017, dengan suguhan konser musik ‘Pesta Dangdut’ di Panggung Pantai Festival Ancol, sejak pukul 11.00 – 24.00 WIB. Tariiiik n di goyaaang Bang…..

(asa – Foto-foto: Eddie Karsito/FORWAN)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here