Malam ini, 5 Dewa Gitaris Sejagat Akan Bikin Jakarta Semakin Memanas!

0
770
Inilah 5 Gitaris dengan Skill Dewa - Zakk Wylde, Steve Vai, Yngwie Malmsteen, Nuno Bettencourt, Tosin Abasi yang akan membakar Jakarta dengan semangat Rock!
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Atas undangan Original Production, 5 gitaris superstar akhirnya menjejakkan kakinya kembali di Jakarta, terkait konser kolaborasi GENERATION AXE.  Kelima gitaris skill dewa dengan karakter yang berbeda satu sama lainya, tiba dengan menggunakan penerbangan kelas bisnis Garuda Indonesia, di Terminal 2D, Bandara Soekarno Hatta, sekitar pukul 16.00WIB, setelah mengalami delay selama kurang lebih 45 menit, pada Rabu (19/4) sore lalu.

Boleh jadi karena mengalami keterlambatan penerbanagan ditambah jetlag, sehingga tanpa berbasa basi, setelah melewati pintu kedatangan 5 dewa gitar, sebut aja; Yngwie Malmsteen, Steve Vai, Nuno Bettencourt, Zakk Wylde dan Tosin Abasi, langsung diarahkan menuju mobil yang telah disiapkan. Sehingga bagi sebagian penggemarnya juga pewarta yang telah menanti sejak siang tak lagi punya keleluasan untuk bisa mewawancarai atau fansnya untuk bisa berfoto atau meminta tanda tangannya.

Hanya saja, ada sedikit ruang bagi kaum pewarta yang mampu mengajak berbincag dengan Steve Vai yang menjadi arsitek lahirnya konsep kolaborasi dalam Generation Axe serta Nuno gitaris kebanggaan Extreme yang murah senyum memberikan sedikit obrolan sebelum memasuki mobil. Berbeda dengan 3 gitaris lainnya, Yngwie Malmsteen yang memperkenalkan teknik two handed tapping langsung masuk ke mobil dengan berjalan bagai aristokrat Eropa.

“Saya sudah tahu persis apa yang diharapkan mereka (penonton Jakarta, Red). Jadi tunggu dan lihat besok, kalian akan kita bakar dengan semangat rock!” ungkap Steve Vai yang telah dua kali berada di Jakarta tahun 1996, juga tatkala menggelar the Story of Light Tour 2013, Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Hal senada juga terlontar dari salah satu pentolan Extreme band,  Nuno Bettencourt yang telah mengenal karakter penonton Jakarta. Masih ingatkah dengan tur promo keliling dunia bertajuk “Take Us Alive” dan Jakarta pada 15 Desember 2008 sebagai penutup konsernya dari 75 kota yang diinggahinya.

“Lihat besok malam, Jakarta akan kita bikin panas membara,” singkat Nuno bersemangat sambil terus berjalan menemani Zakk Wylde yang dikenal dengan Brutal Pinch Harmonic-nya terlihat garang dengan jenggot panjangnya. Sementara yang paling muda, Tosin, lebih memilih berjalan cepat dan langsung masuk ke dalam mobil.

“Pokoknya ini kesempatan kedua saya tampil di Jakarta. Udara Jakarta hari ini lebih panas ya? Tapi konser kami nanti akan jauh lebih panas,” tegas Steve Vai lagi yang dikenal dengan teknik acrobatic fingger-nya saat memainkan nada nada cepat, namun tetap akurat, presisi dan harmonis.

Dari yang disampaikan mantan gitaris David Lee Roth Band, Steve Vai yang sukses menelorkan hits (lagu yang belakangan dianggap sebagai inspirasi terbaik lagu Semut HItam-nya Godbless) tersebut, senada dengan Tommy Pratama, promoter yang menghelat Generation Axe, konser yang paling ditunggu di Indonesia ini, pada 21 April besok, di Ecovention, Ancol, Jakarta.

“Konser ini adalah persembahan atas eksistensi Original Production selama 25 tahun dalam dunia showbiz. Kami memilih Generation Axe, karena ini adalah kolaborasi fenomenal dari 5 gitaris legenda rock dunia. Dan ini yang paling penting, bahwa kami ingin menyampaikan pesan pada dunia, bahwa Jakarta aman dan kondusif,” papar Tommy Pratama, Promoter yang selalu konsisten dengan konserpara legendaris dunia.

Tommy kembali memilih Ecovention Ancol sebagai tempat penyelenggaraan konser, karena dianggap sebagai indoor venue terbaik dengan kapsitas maksimum 4000 orang, yang dimiliki Jakarta saat ini, dimana pada bulan September 2016 lalu, Original Production juga sukses menggelar Konser Simple Plan disana.

Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, mulai dari Rp 550 ribu (Festival B), Rp 750 ribu (Festival A), Rp 1 juta (VIP B) dan Rp 1,5 juta (VVIP), dapat dipastikan penggemar musik rock dan metal di Indonesia bakal mendominasi venue. Betapa tidak, sehari menjelang konser, tiket sudah terjual hingga 80% lebih.

Selain Vai, Nuno dan Yngwie, yang ketiganya pernah tampil di Jakarta, para penggemar musik rock dan metal bakal melirik 2 nama penting dalam atmosfer gitaris dunia saat ini; Zakk Wylde, mantan gitaris Ozzy Osborne yang juga pendiri Black Label Society, dan dari generasi baru penuh enerji, Tosin Abasi, yang akrab dengan gitar 12 senar-nya.

Dari sejumlah road show Generation Axe disejumlah negara, Nuno Bettencourt, salah seorang pendiri Extreme yang terkenal dengan hits More Than Words yang saat itu mampu terjual 10 juta keping untuk seluruh duia ini, kerap menjadi incaran penggemar wanita. Saat dicegat wartawan dengan lemparan pertanyaa, siapa yang terbaik diantara 5 gitaris hebat ini?

“Saya jelas lebih baik dari mereka. Maaf, saya becanda. Merekalah yang terbaik. Mereka pahlawan gitar bagi saya. Saya tak mungkin bisa menjadi gitaris solo seperti Yngwie, Steve, Zakk, dan pendatang baru yang luar biasa, Tosin Abasi. Mereka semua pahlawan,” ungkap Nuno, yang paling lama melayani wartawan dan penggemarnya.

Tinggal yang tersisa, kalau saja 5 gitaris Skill Dewa akan membuat Jakarta panas membara. Bagaimana dengan Kamu? Tidakkah panas dengan tantangan itu? Jreeeng….

(asa)  

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here