Liga Dangdut Indonesia Semakin Melekatkan Indosiar Sebagai Rumah Dangdut

0
490
Liga Dangdut Indonesia (LIDA) menebar hadiah mencapai Rp 1 miliar. Foto: Sutrisno Buyil/FORWAN.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Sepertinya ajang pencarian bakat dibidang musik dangdut masih mendapat perhatian dari masyarakat. Terbukti rating dan share masih tinggi,  dengan alasan itulah Harsiwi Achmad selaku Direktur Program Indosiar menggagas event musik dangdut yang lebih luas dan besar, sehingga diharapkan tidak membosankan pemirsanya. Setelah  D’Academy memasuki episode 4 dirasa cukup, maka Indosiar langsung menghentikan dan menggantikan dengan Liga Dangdut Indonesia (LIDA)

“Kami ingin menjadikan kontes dangdut yang lebih besar. Makanya kami bikin audisi di 34 provinsi di Indonesia. Jadi wajarlah kalau Musium Rekor Indonesia, sampai menganugerahi Indosiar dengan Penghargaan MURI sebagai ajang kontes dangdut terbesar yang ngak hanya di Indonesia, tapi juga dunia,” papar Harsiwi Achmad bersemangat, saat press conference jelang LIDA di kantor Indosiar, Senayan City, Jakarta Pusat, belum lama ini.

LIDA yang mempunyai cakupan lebih luas dan besar maka dari sisi hadiah pun makin menggiurkan dengan total hadiah mencapai Rp 1 miliar!

Sementara itu, Indosiar yang kini lekat sebagai televisinya ‘rumah dangdut’ melakukan live broadcasting program LIDA pada Senin (15/1), mulai pukul 19.00WIB, langsung memperkenalkan sebanyak 170 peserta tergabung perwakilan dari 34 provinsi, dengan titel ‘Selamat Datang Liga Dangdut Indonesia’.

Satu hal cukup menarik, seluruh yang terlibat dalam kontes LIDA sebelumnya diambil sumpah. Pilihan tersebut ditempuhnya demi untuk menjaga kenetralan para dewan juri, host, grup dangdut pengiring, koreografer, sampai pelatih vokal.

“Kami berharap mereka yang terlibat bisa netral, soal penjurian, musik pengiring, koreografer dan pelatih vocal. Jadi hasil LIDA bisa dipertanggungjawabkan hasilnya,” tegas Harsiwi Achmad kepada musikpantura.com tatkala dihubungi lewat ponselnya.

“Saya Elvy Sukaesih asal Jakarta, saya akan meletakkan identitas saya sebagai warga Jakarta, sebagai dewan dangdut saya akan bertindak adil dan tidak berpihak pada siapapun. Karena saya Indonesia,” lontar Elvy Sukaesih mengucap sumpah, sebelum mengawali kegatan LIDA, Senin (15/1) malam lalu.

“Inilah salah satu yang mendorong kita menggunakan tagline ‘Seni Menyatukan.’ Bila yang lain memecah belah, maka melalui seni, khususnya melalui musik dangdut, kita menyatukan semua komponen bangsa,” ujar Harsiwi.

Menyadari tidaklah mudah mengelola keberadaan Indonesia, dimana bermacam perbedaan, Harsiwi pun menceritakan, dapat membuat masyarakat bercerai-berai. Jadi lewat kemasan LIDA mengajak masyarakat untuk semakin menyadari betapa kayanya Indonesia.

“Tidak hanya menampilkan duta-duta dangdut dari berbagai provinsi di Indonesia, tapi kita akan makin tahu betapa kayanya Indonesia, betapa indahnya Indonesia, Insya Allah kita akan semakin mencintai Indonesia,” ungkap Harsiwi bernada serius.

Selain menampilkan para duta dangdut dari berbagai provinsi, LIDA juga menampilkan berbagai potensi budaya dari masing-masing provinsi. Ragam budaya tersebut meliputi, adat tradisi, pakaian, makanan, karya seni, dan pesona daerah. Karenanya dalam setiap penayangan akan selalu menampilkan cita rasa berbeda dari daerah masing-masing.

Liga Dangdut Indonesia ini sesuatu yang baru. Kita benar-benar memikirkan bahwa sebenarnya musik dangdut hanyalah sebagai sarana, bagaimana kita dapat lebih mengenalkan potensi adat dan budaya, dari satu provinsi ke provinsi yang lain. Saya kira ini jauh lebih bermakna. Mempunyai pesan kuat tentang Bhinneka Tunggal Ika. Lebih menyatukan Indonesia, untuk saling mengenal satu sama lain,” paparnya.

Menyerupai kontes pencarian bakat, sebut saja D’Academy Asia 1 sampai 4 yang pernah digelar Indosiar,  LIDA juga menghadirkan juri dengan sebutan Dewan Dangdut + para komentator, yakni; Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto, Iyeth Bustami, Inul Daratista, Soimah, Nassar, Zaskia Gotik, dan Samuel Wattimena.

Sebagaimana halnya ajang kuantiti kontes, LIDA yang akan dipandu beberapa presenter, seperti; Ramzi, Irvan Hakim, Gilang Dirga, Ari Kriting dan Upiak Isil, pun turut melibatkan pemirsa untuk memberi dukungan kepada peserta idolanya melalui pesan SMS.

“Kami harapkan Liga Dangdut Indonesia bisa menjadikan penghibur masyarakat Indonesia yang tahun ini mulai dipanaskan dengan suhu Pilkada,” tutup Harsiwi Achmad.

Dangdut is the best. Mana suaramu…

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here