Jaja Miharja Menjagokan Ikke Nurjanah Untuk Jadi Ketum PAMMI

0
808
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta – Suhunya mulai memanas, terkait jelang Munas Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI), yang akan digelar di Jakarta, pada tanggal 24-26 Maret mendatang. Para tokoh dangdut senior mulai menyodorkan nama-nama pedangdut muda untuk duduk di kursi Ketua Umum PAMMI.

Adalah tokoh dangdut senior, Jaja Miharja yang tanpa ragu untuk mengedepankan kalau PAMMI bisa dipimpin dari pedangdut muda yang tentunya memiliki kualitas, dan tak hanya integritas diri tapi juga pendidikan yang baik.

“Kedepan industri musik dangdut sudah memasuki era digital, eranya anak muda yang menguasai teknologi kalau memang industri dangdut mau bersaing,” papar Jaja Miharja kepada Musikpantura.com tatkala dijumpai usai peluncuruan triller film Generasi Kocak era 90-an vs Komika, di salah satu resto, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1) siang lalu.

Untuk itu, pelantun tembang Cinta Sabun Mandi menyodorkan nama Ikke Nurjanah yang sudah layak untuk menduduki jabatan Ketua Umum PAMMI.

“Saya berpikir kalau Ikke Nurjanah sudah layak menggantikan Rhoma Irama yang sudah tiga kali berturut-turut sebagai Ketum PAMMI,” lontar Jaja serius.

Bahkan aktor yang turut bermain dalam film Get Merried, diceritakan, Ikke selain memiliki nama besar, secara intelektual sangat mumpuni dan namanya di industri musik dangdut cukup bersih.

“Apalagi Ikke sebagai ketua harian PAMMI telah membuktikan prestasinya dan mampu bekerjasama dengan Rhoma sebagai ketua umum,” kata artis serba bisa yang lekat dengan jargon Apaan Tuuh…

Kedepan PMMI, Jaja mengharapkan, bisa lebih mensejahterakan para anggotanya. “Iya bisa lebih mensejahterakan anggota. Kalau sekarang sudah baik, kedepan tentunya harus lebih baik dari pengurus sekarang,” tandas Jaja.

Mengungkit film terbaru Generasi Kocak 90-an vs Komika, Jaja mengaku tidak mendapat tantangan yang berarti. “Kita main berdasarkan skrip. Jadi nggak ada gap antara pelawak tua dan muda. Karena semuanya berpegang pada skrip,” celetuk mantan host dari program televisi Kuis Dangdut ini.

(asa)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here