Goyangan ‘Jaran Goyang’ Lilis Darawangi Ternyata Bisa Bikin Kamu Serrr….

0
1928
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Musikpantura.com, Jakarta –  Saat itu, Minggu 14 Juni 2015, selepas menjadi pemenang Bintang Pantura 2015, Lilis Darawangi anak didik Inul Daratista dalam ajang pencarian bakat penyanyi dangdut tayangan Indosiar, berimbas dengan lahirnya single perdana Aa Uu ciptaan Agus Ruswono dan Mimin. Selain itu, pedangdut asal banyuwangi semakin moncer saja job manggungnya.

Menyoal kemampuannya dalam menyanyi dangdut dengan suara yang khas dan wajah cantiknya, membuat Lilis semakin dikenal dan memiliki banyak penggemar. Maka demi menjada eksistensinya di rana dangdut, Lilis Darawangi kembali menyuguhkan single terbaru, Jaran Goyang ciptaan Nur Bayan.

Menyinggung lagu Jarang Goyang, Lilis Darawangi pun menceritakan, lagunya sendiri campuran musik dangdut koplo dan musik etnik Jawa Timur dengan mengangkat cerita seni budaya Jaranan atau Kuda Lumping yang merupakan warisan budaya  asli Indonesia yang terkenal di Jawa Timur. Jadi Jaran Goyang menggambarkan seorang penyanyi tertarik dengan pemain kuda lumping yang akhirnya berujung kepada kisah percintaan.

“Memang lagu ini kental dengan musik etnik Jawa Timuran, hanya dicampur dengan koplo. Jadinya aroma dangdut lebih ke koplo pantura. Kental dengan aroma dangdut koplo, bisa jadi karena Mas Nur Bayan ingin menyesuaikan saya sebagai juara Bintang Pantura,” tuturnya mengakui sedikit melawan arus karena penyanyi-penyanyi dangdut sekarang kan umumnya mengusung musik yang kekinian seperti House Music.

Namun demikian, Lilis bilang, “Biarlah mereka, saya tetap dengan unsur musik etnik yang membedakan aku dengan penyanyi lainnya.”

Lantas ia yang terbiasa juga menyanyikan lagu-lagu Campur Sari, dalam hal proses rekaman sama sekali tak menemui hambatan. “Saat terima lagu ini sebelum masuk ke proses rekaman, memang sudah aku pelajari banget lagunya. Kayak nanti cengkoknya mau diapain, bagaimana supaya lebih manis, jadi pas rekamannya sudah di luar kepala. Kesulitannya cuma ada sedikit perubahan nada, jadi aku minta supaya karakter suara ku lebih keluar,” ungkap Lilis.

Lewat tembang ini, Lilis pun ingin menunjukkan kecintaannya pada musik etnik daerah. Dirinya ingin bisa mengangkat seni budaya Indonesia melalui musik Dangdut. “Melalui single ini, aku ingin menunjukkan bahwa aku mencintai budaya bangsaku. Aku ingin menonjolkan kalau musik etnik itu abadi dan enak mau dibikin apa aja, tetep enak dicampur dengan jenis musik lain, termasuk Dangdut,” timpalnya sembari menebar senyuman. Cetarrrr…. Cetarr…

(asa)

– JARAN GOYANG –
Vokal: Lilis Darawangi
Ciptaan: Nurbayan

Waktu jalan-jalan di kota pahlawan
Banyak kesenian
Seni Jawa timuran
Reog Ludruk dan jaranan
Asli Indonesia
Peninggalan budaya di jaman dahulu kala

Tapi ada satu yang membuat aku
Tergila padanya
Wahai penunggang kuda
Kudanya dari kayu
Kayunya kayu bambu
Jalannya njot enjotan
Lama-lama kesurupan

Aduh duh emak
Aduh duh Bapak
Aku jatuh cinta kepada si dia
Gara-gara aku terpukau padanya
Kini setiap hari ku merindukannya

Jaran jaran goyang
Goyang egol egolan
Makan beling makan kembang
Den tak den tung den tak den tang

Jaran jaran goyang
Goyang egol egolan
Makan beling makan kembang
Den tak den tung den tak den tang

Jaranan Jaranan ku jatuh hati

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here